Untuk kesekian kalinya aku meneteskan air mata yang sebenarnya tak ingin aku tetes kan.
Bukan karena aku cengeng atau pun lemah.
Hanya saja hati ini terlalu rapuh untuk menerima kenyataan yang diberikan Tuhan kepadaku.
Mencoba berpura-pura untuk tetap tegar, kuat, dan tersenyum, namun air mata ini tak bisa membohongi bahwa sebenarnya aku terluka, terluka disaat aku tahu hatimu telah menjadi miliknya.
Bagaimana aku tak menangis, bagaimana aku tak terluka, bagaimana aku tak jatuh, jika hati, cinta, pikiran, perasaan ku telah menjadi milikmu dan terlanjur menyayangimu.
Jujur.. Saat itu aku ingin pergi meninggalkan semuanya.
Kata "sabar" sudah tak bisa aku tahan.
Tuhan.. pinjamkan aku sayap, aku ingin terbang, terbang mencari cinta yang lain.
Tapi dapatkah aku terbang jauh darimu untuk mencari cinta yang lain jika sayap-sayapku telah kau ambil.
Tuhan.. aku lelah..
aku ingin tidur, aku berharap saat aku terbangun semua itu hanya mimpi.
Namun.. Apakah mungkin aku bisa menganggapnya hanya mimpi? Ketika aku sudah merasakan perih yang menusuk ke dalam benakku.
Semua terasa hitam dan kelam.
Mungkin aku munafik jika sekarang aku mengatakan "Aku sudah melupakanmu dan sudah bisa menerima kenyataan"
Sesungguhnya ada harap ingin merebut hatimu.
Jika hati bisa ditukar, aku ingin menukar hatimu dengan hatiku.
Aku ingin kamu dapat merasakan sakitnya hatiku saat menyayangimu, merindukanmu, dan saat aku melihat dirinya dengan mudahnya mendapatkan hatimu.
Maybe just me and god know how I Love you.
I do hope someday you'll know that I Love You more than everything.
and I want Someday you can feel my love.
I'll always be there for you now, tomorrow, and future.
ditunggu komentarnya ya....
twitter: @miyahikmiyah
fb: Lailatul Hikmiyah
Bukan karena aku cengeng atau pun lemah.
Hanya saja hati ini terlalu rapuh untuk menerima kenyataan yang diberikan Tuhan kepadaku.
Mencoba berpura-pura untuk tetap tegar, kuat, dan tersenyum, namun air mata ini tak bisa membohongi bahwa sebenarnya aku terluka, terluka disaat aku tahu hatimu telah menjadi miliknya.
Bagaimana aku tak menangis, bagaimana aku tak terluka, bagaimana aku tak jatuh, jika hati, cinta, pikiran, perasaan ku telah menjadi milikmu dan terlanjur menyayangimu.
Jujur.. Saat itu aku ingin pergi meninggalkan semuanya.
Kata "sabar" sudah tak bisa aku tahan.
Tuhan.. pinjamkan aku sayap, aku ingin terbang, terbang mencari cinta yang lain.
Tapi dapatkah aku terbang jauh darimu untuk mencari cinta yang lain jika sayap-sayapku telah kau ambil.
Tuhan.. aku lelah..
aku ingin tidur, aku berharap saat aku terbangun semua itu hanya mimpi.
Namun.. Apakah mungkin aku bisa menganggapnya hanya mimpi? Ketika aku sudah merasakan perih yang menusuk ke dalam benakku.
Semua terasa hitam dan kelam.
Mungkin aku munafik jika sekarang aku mengatakan "Aku sudah melupakanmu dan sudah bisa menerima kenyataan"
Sesungguhnya ada harap ingin merebut hatimu.
Jika hati bisa ditukar, aku ingin menukar hatimu dengan hatiku.
Aku ingin kamu dapat merasakan sakitnya hatiku saat menyayangimu, merindukanmu, dan saat aku melihat dirinya dengan mudahnya mendapatkan hatimu.
Maybe just me and god know how I Love you.
I do hope someday you'll know that I Love You more than everything.
and I want Someday you can feel my love.
I'll always be there for you now, tomorrow, and future.
ditunggu komentarnya ya....
twitter: @miyahikmiyah
fb: Lailatul Hikmiyah
2 comments:
Yuhuu si cantik bermuram durja *pukpuk*
Kunjungi blogku juga, post-in komentar juga y
iya vil, cian ya
Post a Comment